YRK Kini
Fekrynur, Sekretaris YRK

Setelah enam tahun berkiprah sejak didirikan tahun 2003 lalu, kini YRK telah mulai menampakkan ‘hasil-nya’, di wajah anak nagari Kinari.
Setidaknya ada beberapa orang anak nagari, yang tadinya berstatus pelajar dan mahasiswa kategori cukup pintar dan terancam tidak dapat bersekolah, kini telah menyelesaikan studinya. Beberapa dari mereka, yang terpantau, malah telah berstatus sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS). Ini suatu hal yang sangat menggembirakan.
Dari kunjungan pengurus YRK ke Kinari, di hari raya Idul Adha 1430 lalu, ditemui:
Tarmizi, S.Ag.
PNS di Kantor Bupati Dharmasraya, Bag. Kesra, tmt.2009 Dia adalah Alumni IAIN Imam Bonjol Padang, yang tadinya penerima beasiswa PAGI, pendahulu YRK
Anik Susilawati, S.Pd. yang alumni Jurusan Bhs Indonesia UNP menjadi
PNS, SMP 43 Sijunjung, di Kec. Kamang Baru, tmt 2008, mulai aktif Feb 2009.
| Tarmizi |
“Gadang juo mamfaatnyo. Pitihnyo tibo tiok semester; kadang-kadang pitih dak ado di rumah”, ujar putri dari Bugih dan Nurlaili yang berdomisili di Sw. Sundi itu, ketika Pak Nota mengatakan: “Kemampuan YRK membantu baru sekedar untuk bantuan uang semesteran Rp.700.000 / semester. Belum cukup besar…”
| Anik |
Wilia Oktavera, Cucu Nayan, juga dari Sw. Sundi. Dia kuliah di Jur. Sosiologi Antropologi. Kami tak sempat ketemu dia, namun CPNS, Guru SMA di Mukomuko Bengkulu Utara, tmt 2009 ini sedang berada di Mukomuko waktu kami mau ke rumahnya.
Rika Yulia, Dipl. III, Aknt. (Politeknik Unand) Binti Rajo Nan Kayo
Krywn: Saudara Motor, di Solok. “Manggaleh Honda” karajo-e…
Sebetulnya sudah cukup banyak juga dari anak asuk kita di YRK yang berhasil dalam sekolahnya dengan baik. Namun karena kurangnya informasi balik kepada kami; maka baru ini yang bisa kami sampaikan. Kita punya alumni dari Universitas Negeri Jember,dari Unpad, Univ. Bung Hatta, Sekolah Tinggi Ilmu Alquran Padang, STAIN Batusangkar, dan berbagai SMA MAN dan SMK juga tentunya.
| Adik Si Anik |
Diharapkan para alumni ini menjadi pemicu semangat bagi adik-adik mereka dalam keluarga dan lingkungan mereka masing-masing.
Di sini, kami munculkan dua wajah cerah penuh pengharapan atas nama: Nurmita dan adik kandung Anik Susilawati.
| Nurmita |
Nurmita adalah penerima beasiswa, tingkat SMA, yang baru saja memulai perkuliahannya di Akbid Solok. Sedangkan si Adik masih di SMA 2 Bukit
Sundi. Tentu Anik sudah harus belajar ‘menggendong’ pembiayaan adiknya yang kini masih di SMA itu, bukan…?
| Nurmita |
Kepada para penyumbang dana, yang tak mungkin disebutkan namanya satu-persatu, termasuk yang menyumbang buah fikiran, seperti Pa’Osu Amiruddin Sose, yang fotonya kami tampilkan dalam artikel ini, kami haturkan terima kasih tak berhingga…
MAJULAH KINARI.


(
Dalam rangka pemberdayaan warga masyarakat nagari Kinari KWK Jakarta telah sejak lama melaksanakan sebuah media yang disebut “ Buletin Suara Kinari”. Terminologi buletin pada media ini belum pernah di bahas secara mendalam, namun bila kita menelusuri keberadaan buletin, maka dapat dikatakan bahwa buletin merupakan bagian dari media masyarakat dalam upaya penyebaran informasi secara berkala. Penerbitan berkala adalah publikasi berseri yang merupakan satu edisi yang diterbitkan secara bersambung dengan judul yang sama, biasanya terbit teratur dalam interval waktu tertentu, dengan cara memberi nomor pada setiap edisi. Berdasarkan keberkalaannya, berkala dibedakan atas, harian, bulaan, kuartalan. Berdsarkan jenisnya, berkala dapat dibedakan atas “surat kabar(newspaper), majalah (magazine), jurnal (journal), dan warta (newsletter). Sampai disini dapatlah kita membedakan atara majalah dan jurnal. Majalah adalah berkala yang bersifat umum, sedangkan jurnal bersifat lebih khusus karena diterbitkan oleh organisasi profesi dan lembaga-lembaga tertentu. Penerbitan berkala dianggap penting karena dapat mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, seni serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan. Dengan adanya sarana publikasi seperti buletin, para lulusan perguruan tinggi, pemuka masyarakat ide-idenya dan informasinya dapat tersalurkan dan tersebar di kalangan masyarakat.
Hari Rabaa, tanggal 14 Juli kapatangko Kinari yo sabana rami. Hari nan saharitu dak ado urang pai kasawah sorangallahjuodah. Lah labiah duo paken nagari awakko dek babadak; yaitu sajak tim penilaian kabupaten mangecekkan nagari Kinari iyo rancak dan manjadi nagari nan dipatandiangkan rancak-e jo nagari nan lain di tingkek propinsi Sumatera Barat.